Selamat datang di Program Studi Magister Ilmu Komunikasi

  • 0711-515582
  • admin@binadarma.ac.id

MIK UBD Perkuat Kolaborasi Akademik melalui Postgraduate Colloquium di IIUM

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi (MIK) Universitas Bina Darma (UBD) memperluas pengalaman akademik internasional mahasiswa melalui keikutsertaan dalam Postgraduate Colloquium Universitas Bina Darma yang mengangkat tema “Advancing Knowledge, Inspiring Impact”. Kegiatan tersebut berlangsung pada 26 Agustus 2026 di Kampus KCIT, Gombak Campus, International Islamic University Malaysia (IIUM), Kuala Lumpur.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian International Program yang dilaksanakan pada 23–26 Agustus 2026 bersama empat program studi di Program Pascasarjana UBD, yaitu Magister Teknik Informatika, Magister Manajemen, Magister Teknik Sipil, dan Magister Pendidikan Jasmani. Bagi mahasiswa MIK, program tersebut menjadi ruang untuk memperluas wawasan akademik sekaligus memperoleh pengalaman berinteraksi dengan akademisi di lingkungan perguruan tinggi internasional.

Sebanyak sembilan mahasiswa MIK UBD mengikuti kegiatan tersebut, yakni Ria Maulina, Bakron, Agus Harizal, Nabillah Ananda Alpatiha, Abdul Malik, Muhammad Adib, Mutia Erda Anggreini, Novita Sari, dan Deanita Fidela Tasya. Mereka didampingi Ketua Program Studi MIK UBD, Dr. Agustin Rozalena, M.I.Kom., serta Guru Besar Ilmu Komunikasi UBD, Prof. Hj. Isnawijayani, PhD.

Dalam forum tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan mempresentasikan dan mendiskusikan berbagai gagasan penelitian yang berkaitan dengan perkembangan komunikasi kontemporer. Sesi akademik dipandu oleh akademisi IIUM, antara lain Asst. Prof. Dr. Sharifah Nur Amirah Sarif Abdullah dan Asst. Prof. Dr. Nor Saadah Md Nor.

Pada sesi yang dipimpin Asst. Prof. Dr. Sharifah Nur Amirah Sarif Abdullah, pembahasan mencakup audit komunikasi organisasi, tata kelola komunikasi publik melalui media sosial, strategi komunikasi publik Pemerintah Kota Prabumulih dalam menangkal hoaks, serta konvergensi media Surat Kabar Suara Nusantara. Ragam isu tersebut memperlihatkan perhatian mahasiswa dan akademisi MIK UBD terhadap perubahan komunikasi organisasi, pemerintahan, media, dan ruang digital.

Pada sesi bersama Asst. Prof. Dr. Nor Saadah Md Nor, mahasiswa memaparkan kajian mengenai representasi pernyataan kontroversial anggota DPRD di media sosial, gaya komunikasi dalam konten Instagram Fadil Jaidi berdasarkan teori Norton, peran media komunikasi dalam hubungan jarak jauh, serta pembentukan citra politik melalui self-framing dan personal branding.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UBD, Dr. Agustin Rozalena, M.I.Kom., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari International Program dalam kurikulum MIK UBD. Menurutnya, pengalaman akademik internasional menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji gagasan penelitian sekaligus mendapatkan perspektif baru dari lingkungan akademik yang berbeda.

“Mahasiswa yang mengikuti kolokium ini semuanya sedang dalam proses penyelesaian tesis. Karena itu, forum seperti ini penting untuk memberi mereka pengalaman mempresentasikan gagasan, menerima masukan, dan melihat penelitian komunikasi dari perspektif akademisi internasional,” ujarnya.

Ia berharap interaksi akademik yang terbangun tidak berhenti pada kegiatan kolokium. “Ke depan, hasil diskusi dan jejaring yang terbentuk dapat dikembangkan menjadi penelitian bersama, publikasi ilmiah, maupun kegiatan akademik lainnya. Ini menjadi bagian dari upaya MIK UBD memperkuat budaya akademik yang terbuka terhadap diskusi, kritik, dan kolaborasi,” katanya.

Guru Besar Ilmu Komunikasi UBD, Prof. Hj. Isnawijayani, PhD., menilai Postgraduate Colloquium menjadi momentum untuk memperluas peluang kerja sama penelitian dan publikasi. Pertukaran perspektif antara mahasiswa, dosen, dan mitra akademik dapat memperkaya proses pengembangan karya ilmiah.

“Diskusi dan berbagi perspektif antara dosen, mahasiswa, dan mitra akademik diharapkan dapat menghasilkan kajian yang semakin kuat, relevan, dan kontekstual. Kolokium seperti ini juga membuka peluang untuk membangun jejaring akademik yang dapat dilanjutkan melalui riset dan publikasi bersama,” ungkapnya.

Memperkuat Pengalaman Akademik Internasional

Keikutsertaan mahasiswa MIK UBD dalam Postgraduate Colloquium menjadi bagian dari upaya mempertemukan proses pembelajaran di kelas dengan pengalaman akademik lintas negara. Melalui presentasi dan dialog, mahasiswa tidak hanya memperoleh kesempatan menyampaikan gagasan, tetapi juga belajar memahami kritik, perspektif, dan pendekatan penelitian dari lingkungan akademik yang berbeda.

Beragam penelitian yang dibahas juga memperlihatkan keluasan isu komunikasi yang dikembangkan mahasiswa MIK UBD, mulai dari komunikasi organisasi dan komunikasi publik hingga media sosial, komunikasi politik, komunikasi interpersonal, serta personal branding. Hal tersebut menjadi bagian dari proses penguatan kompetensi penelitian mahasiswa pada tahap akhir studi magister.

Melalui International Program dan Postgraduate Colloquium, UBD terus mendorong mahasiswa untuk memiliki pengalaman belajar yang melampaui ruang kelas. Kolaborasi dengan IIUM menjadi salah satu ruang untuk memperkuat jejaring, pertukaran pengetahuan, serta peluang pengembangan penelitian dan publikasi di tingkat internasional.

Ke depan, UBD dan IIUM diharapkan dapat terus memperluas bentuk kerja sama melalui riset kolaboratif, publikasi ilmiah, pertukaran akademik, dan berbagai program pengembangan kapasitas mahasiswa. Bagi MIK UBD, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membangun lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga siap berinteraksi dan berkontribusi dalam lingkungan komunikasi yang semakin global.

MIK UBD Perkuat Kolaborasi Akademik melalui Postgraduate Colloquium di IIUM