Selamat datang di Program Studi Magister Ilmu Komunikasi

  • 0711-515582
  • admin@binadarma.ac.id

Magister Ilmu Komunikasi UBD Dukung Pemanfaatan Lisensi Bebas dan Domain Publik dalam Ekosistem Pengetahuan

Jakarta, 24 Juni 2026 – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem keterbukaan ilmu pengetahuan, data, budaya, dan teknologi melalui dukungan terhadap gerakan keterbukaan (open movement). Komitmen tersebut disampaikan dalam Konferensi Open Indonesia 2026 yang berlangsung di BRIN Grand Ballroom, Gedung Widya Graha, Jakarta, seperti dilansir dari brin.go.id.

Konferensi yang diselenggarakan melalui kolaborasi Direktorat Repositori Multimedia dan Penerbitan Ilmiah BRIN bersama Wikimedia Indonesia ini menjadi wadah pertemuan berbagai komunitas dan organisasi yang bergerak di bidang keterbukaan pengetahuan, data, budaya, dan teknologi. Forum ini juga bertujuan mempertemukan unsur akademisi, pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan lembaga pendidikan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor serta menyusun strategi bersama dalam mendorong regulasi yang mendukung keterbukaan.

Dalam sambutannya, Kepala BRIN Prof. Dr. Arif Satria menyampaikan bahwa hasil riset dan inovasi Indonesia sering kali masih tersimpan dalam publikasi ilmiah yang aksesnya terbatas dan menggunakan bahasa yang sulit dipahami masyarakat. Oleh karena itu, BRIN mendukung inisiatif penulisan artikel tentang riset dan inovasi Indonesia di Wikipedia sebagai sarana strategis untuk menerjemahkan pengetahuan ilmiah ke dalam bahasa yang lebih populer, mudah dipahami, dan dapat diakses secara gratis oleh masyarakat luas.

Menurut Arif, penyediaan informasi riset yang akurat dan mudah diakses akan sangat membantu pelajar, mahasiswa, pendidik, peneliti, dan masyarakat umum dalam memperoleh referensi yang kredibel mengenai perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. Langkah tersebut juga sejalan dengan mandat BRIN untuk membangun ekosistem riset yang inklusif dan terbuka.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Agustin Rozalena, M.I.Kom, dosen tetap Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Bina Darma, turut hadir sebagai audiens peserta konferensi. Kehadiran tersebut merupakan bentuk partisipasi akademisi dalam mendukung penguatan gerakan pengetahuan terbuka dan diseminasi hasil riset kepada masyarakat.

Dr. Agustin Rozalena juga mengikuti sesi paralel bertajuk “Mengenal Lisensi Bebas dan Domain Publik” yang menghadirkan pembicara Harsa Wahyu Ramadhan dari Creative Commons Indonesia dan Riyadi Wibowo dari OpenStreetMap Indonesia. Sesi ini membahas pentingnya pemahaman mengenai lisensi bebas, domain publik, dan praktik berbagi pengetahuan secara terbuka untuk mendukung pengembangan ekosistem pengetahuan digital di Indonesia.

Konferensi Open Indonesia 2026 berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026, pukul 09.00–15.00 WIB di BRIN Grand Ballroom, Gedung Widya Graha Lantai 2, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 10, Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk berbagi praktik baik, membahas tantangan gerakan terbuka, serta memperluas kolaborasi dalam membangun pengetahuan yang lebih inklusif, terbuka, dan berdampak bagi masyarakat Indonesia.

Melalui partisipasi dalam konferensi tersebut, Universitas Bina Darma terus mendorong keterlibatan dosen dalam forum nasional yang berkaitan dengan keterbukaan ilmu pengetahuan, literasi digital, dan diseminasi hasil riset, sehingga kontribusi akademik dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (ara)

 

Magister Ilmu Komunikasi UBD Dukung Pemanfaatan Lisensi Bebas dan Domain Publik dalam Ekosistem Pengetahuan